Kudus, Juli 2026 – Solariz kembali menyelesaikan proyek instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid untuk sektor pertanian modern. Berlokasi di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sistem PLTS Hybrid berkapasitas 1,1 kWp ini dirancang untuk menyuplai seluruh kebutuhan listrik sebuah greenhouse hidroponik secara mandiri selama 24 jam.
Proyek yang rampung pada awal Juli 2026 ini menjadi salah satu contoh implementasi energi terbarukan di sektor agrikultur, khususnya pada budidaya tanaman yang membutuhkan pasokan listrik stabil untuk menjaga kualitas produksi.
Latar Belakang: Greenhouse Membutuhkan Pasokan Listrik yang Stabil
Berbeda dengan pertanian konvensional, greenhouse modern sangat bergantung pada sistem kelistrikan untuk menjaga kondisi lingkungan tumbuh tanaman.
Peralatan seperti kipas sirkulasi udara, pompa hidroponik, hingga perangkat pendukung lainnya harus bekerja secara konsisten agar suhu, kelembapan, dan sirkulasi nutrisi tetap berada pada kondisi optimal.
Gangguan listrik dalam waktu yang cukup lama berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman bahkan menyebabkan penurunan produktivitas.
Melihat kebutuhan tersebut, pemilik greenhouse memilih menggunakan PLTS Hybrid sebagai sumber energi utama sekaligus sistem backup yang mampu menjaga seluruh perangkat tetap beroperasi selama 24 jam.
Sistem PLTS Hybrid Dirancang untuk Operasional Greenhouse
Pada proyek ini, Solariz memasang sistem PLTS Hybrid dengan konfigurasi yang disesuaikan dengan kebutuhan beban listrik greenhouse.
Spesifikasi Sistem
Panel Surya


- Merek: Lesso Solar
- Kapasitas: 585 Wp
- Jumlah: 2 modul
- Total kapasitas: 1,17 kWp
- Garansi produk: 10 tahun
- Estimasi masa pakai: lebih dari 30 tahun
Panel surya dipasang menggunakan mounting antai dengan metode L-Feet, sehingga instalasi menjadi kokoh sekaligus mengikuti struktur bangunan greenhouse.
Hybrid Inverter


- Merek: Samoto
- Kapasitas: 2 kW
- Tegangan baterai: 12 Volt
- Jumlah: 1 unit
- Garansi: 1 tahun
- Estimasi masa pakai: 10 tahun
Inverter hybrid berfungsi sebagai pusat pengelolaan energi yang mengatur distribusi listrik dari panel surya menuju beban maupun baterai secara otomatis.
Baterai Penyimpanan Energi


- Merek: SMT Power LiFePO₄
- Kapasitas: 12 Volt 100 Ah
- Jumlah: 1 unit
- Garansi: 1 tahun
- Estimasi masa pakai: 5–7 tahun
Teknologi Lithium Iron Phosphate (LiFePO₄) dipilih karena memiliki umur pakai lebih panjang, efisiensi pengisian yang tinggi, serta karakteristik yang lebih aman dibandingkan baterai timbal-asam konvensional.
Seluruh Sistem Hidroponik Disuplai Energi Surya Selama 24 Jam

PLTS Hybrid ini dirancang untuk menyuplai seluruh kebutuhan listrik greenhouse tanpa bergantung pada sumber energi lain.
Beberapa perangkat yang mendapat suplai listrik dari sistem ini meliputi:
- 3 unit kipas sirkulasi udara (30 Watt)
- 3 unit pompa hidroponik (30 Watt)
- Berbagai perangkat elektronik pendukung sistem hidroponik
Pada siang hari, panel surya menghasilkan energi listrik untuk langsung mengoperasikan seluruh beban sekaligus mengisi baterai. Ketika intensitas matahari menurun atau malam hari tiba, sistem secara otomatis beralih menggunakan energi yang tersimpan di dalam baterai.
Dengan konfigurasi tersebut, seluruh sistem hidroponik dapat beroperasi secara berkelanjutan selama 24 jam tanpa intervensi manual.
Potensi Penghematan Listrik Hingga 100%


Karena seluruh kebutuhan listrik greenhouse dipenuhi oleh sistem PLTS Hybrid, proyek ini memiliki potensi penghematan biaya listrik hingga 100% terhadap beban yang disuplai.
Selain menekan biaya operasional jangka panjang, pemanfaatan energi surya juga memberikan kepastian pasokan listrik bagi sistem hidroponik yang membutuhkan operasi terus-menerus.
Bagi sektor pertanian modern, kestabilan pasokan listrik sama pentingnya dengan ketersediaan air dan nutrisi tanaman.
PLTS Hybrid Mendukung Pertanian Berkelanjutan

Pemanfaatan PLTS pada greenhouse tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Energi matahari merupakan sumber energi bersih yang tidak menghasilkan emisi karbon saat digunakan. Dengan mengurangi ketergantungan terhadap listrik berbasis bahan bakar fosil, sektor pertanian dapat berkontribusi dalam mendukung transisi energi menuju sistem yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, biaya operasional yang lebih rendah memungkinkan pelaku usaha pertanian mengalokasikan anggaran untuk pengembangan teknologi budidaya maupun peningkatan kapasitas produksi.
Komitmen Solariz untuk Pertanian Modern Indonesia

Proyek PLTS Hybrid greenhouse di Desa Kedungdowo menjadi salah satu implementasi nyata komitmen Solariz dalam menghadirkan solusi energi terbarukan bagi berbagai sektor, termasuk pertanian, perkebunan, dan sistem irigasi.
Selain melayani instalasi PLTS untuk rumah tinggal, komersial, dan industri, Solariz juga menyediakan solusi energi surya yang dirancang khusus untuk kebutuhan sektor agrikultur, mulai dari greenhouse, hidroponik, pompa air tenaga surya, hingga sistem kelistrikan pertanian lainnya.
Melalui pendekatan berbasis studi kelayakan dan desain yang disesuaikan dengan karakteristik setiap proyek, Solariz berkomitmen menghadirkan sistem PLTS yang efisien, andal, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para pengguna.
Konsultasikan Kebutuhan PLTS Anda Bersama Solariz


Solariz melayani:
- Instalasi PLTS Hybrid Residensial
- PLTS untuk Greenhouse dan Hidroponik
- PLTS Pompa Air Tenaga Surya
- PLTS Komersial dan Industri
- Feasibility Study dan Financial Analysis
- Maintenance serta Monitoring PLTS
Solariz siap membantu mewujudkan sistem energi yang lebih hemat, mandiri, dan berkelanjutan untuk rumah, bisnis, maupun sektor pertanian di Indonesia
Website: www.solariz.id
Konsultasi: +62 823-1489-6669
Pemasangan: +62 821-3839-6630
